Tuesday, August 16, 2016

Mcam-macam IP dan Penjelasannya

  No comments
Macam-macam IP dan penjelasannya

>>Kelebihan IP PUBLIC:<<
-Dapat dikenali dalam internet dengan mudah, sebab langsung terhubung dengan internet tanpa perlu membutuhkan proxy tertentu, server khusus atau ditraslasikan lewat NAT.
Kelemahan :
-Tingkat security yang lemah dan rentanan diserang hacker, sebab IP akan diberikan sebagai alamat umum dan langsung terhubung ke internet.
-Biaya registrasi yang mahal, sebab merupakan alamat IP eksternal dan seperti kita tahu bahwa IP eksternal atau public sangat terbatas ketersediaanya.

>>IP Private<<
=alamat yang digunakan untuk lingkup intranet, host yang menggunakan IP Private    hanya bisa mengakses di  lingkup intranet saja. Contoh: IP Private akses di LAN modem menggunakan IP Private 192.168.1.1
Kelebihan
-Untuk masalah securty, IP private cukup terproteksi sebab tidak berhubungan dengan IP  eksternal/umum, sehinggga sulit untuk diserang para hacker.
Kekurangan
-Tidak dapat terkoneksi dengan internet tanpa mengunakan Device Khusus, dan perlu ditranslasikan dengan NAT (Network Address Translator).
IP Address
= alamat logika yang diberikan kepada perangkat jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP, dimna protocol TCP/IP digunakan untuk meneruskan packet informasi (routing) dalam jaringan LAN,MAN,WAN dan internet atau lebih singkatnya IP Address adalah alamat unik dari suatu perangkat jairngan yang terdapat didalam jaringan.

IP Statik : Dimana kita Meng-input atau menyeting ip address secara manual
IP Dinamik : dimana pemberian atau penyetinggan ip addressnya dibuat secara otomatis agar terhubung ke DHCP Server atau internet.
MACAM” VERSI IP ADDRESS yaitu:
1.IP versi 4(Ipv4) ini digunakan penomoran 32-bit dan terdiri dari 4 oktet decimal dan dibuat pada tahun 1983 dan masih terus digunakan hinggat saat ini. Contoh : Pengalamatan Ipv4 :202.134.64.139
2.IP versi 6(Ipv4) ini digunakan penomoran 128-bit, dalam Ipv6 alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua(:)
contoh pengalamatan Ipv6:
21DA:ooD3:oooo:2F3B:o2AA:ooFF:FE28:9C5A
Lembaga yang mengatur/menyediakan IP Public adalah IANA(Internet Authhorized Numbering Association).
Keunggulan dari DNS:
1.Mudah ,karena hanya menggunakan host name(nama komputer) dan tidak lagi mengingat IP address sebuah komputer.
2.Konsisten, IP Address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3.Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di internet maupun di intranet.
Dalam pengelamatan sebuah ipv4 sangat didasari oleh karakteristik sebagai berikut:
1.Network ID
2.Host ID
3.Subnet Mask
4.Broadcast
--Gateway = pintu pertama yang dilalui suatu paket data.

Pengenalan Subnetting
Subnetting adalah istilah teknologi informasi dalam behasa inggris yang mengacu pada angka biner 32- bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada dijaringan lokal atau jaringan luar.
Ada dua metode yang dapat digunakan untuk merepresentasikan subnet mask, yakni:
-Notasi Desimal Bertitik
-Notasi panjang Prefiks Jaringan.

 Kenapa Network perlu menjadi kelompok yang lebih kecil/ di Subnet??
Karena jika begitu banyak perangkat yang terhubung ke network, dapat menimbulkan masalah, antara lain:
1. Penurunan kinerja performance traffik networks.
2.Rentan dengan masalah keamaan.
3.Sulit melakukan menajemen.

Untuk menghindari hal tersebut maka network dibagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil, pembagian itu dapat dilakukan berdasarkan :
1.Geographic location
contohnya : Network untuk kantor Cabang Medan Barat, Kantor Cabang Medan Timur.
2.Purpose (functions)
Contohnya: Network untuk Departemen HRD, Departemen Sales.
3.Ownership
Contohnya: Network privat untuk data rahasia untuk netwrok publik untuk data umum kantor.
-Notasi Desimal Bertitik
Sebuah subnettmask biasanya diekspresikan di dalam notasi desimal bertitik (dotted decimal notation), seperti halnya alamat IP.Setelah smeua bit diset  sebagai bagian network identifer dan host identifier, hasil nilai 32 bit tersebut akan dikonversikan ke notasi desimal bertitik.
Contoh : 192.168.1.1             255.255.255.0

-Notasi Panjang Prefiks Jaringan
Karena bit-bit network identifer harus selalu dipilih di dalam sebuah jaringan,maka ada sebuah cara yang digunakan untuk mempersentasikan sebuah subnet mask dengan menggunakan network, bit yang mendefenisikan netwrok identifer sebagai sebuah network prefix dengan menggunakan notasi network prefix
Contoh: 192.168.1.1/24






No comments :

Post a Comment