VLSM ( VARIABLE LENGTH SUBNET MASK )
VLSM ( VARIABLE LENGTH
SUBNET MASK )
Perhitungan IP address menggunakan metode VLSM adalah
metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu
mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian
blok.
Metode VLSM ataupun CIDR pada prinsipnya sma yaitu
untuk mengatasi kekurangan IP address dan dilakukannya pemcahan Network ID guna
mengatasi kekurangan IP address tersebut.
Network Address yang telah diberikan oleh lembaga IANA
jumlahnya sangat terbatas, biasanya suatu perusahaan baik instansi pemerintah,
swasta maupun institusi pendidikan yang terkoneksi ke jaringan internet hanya
memiliki Network ID tidak lebih dari 5- 7 Network ID (IP PUBLIC).
Tahapan perhitungan menggunakan VLSM IP Address yang
ada dihitung menggunakan CIDR selanjutnya baru dipecah kembali menggunakan
VLSM.
Contoh:
130.20.0.0/20
Kita hitung jumlah subnet terlebih dahulu menggunakan
CIDR maka didapat:
11111111.11111111.11110000.00000000 = /20
Jumlah angka binary 1 pada oktet terkahir subnet
adalah 4 maka:
Jumlah subnet = (2^x) = 2^4 = 16
Maka blok tiap subnetnya adalah:
Blok subnet ke 1 = 130.20.0.0/20
Blok subnet ke 2 = 130.20.16.0/20
Blok subnet ke 3 = 130.20.32.0/20
Dst....sampai dengan
Blok subnet ke 16 = 130.20.240.0/20
No comments :
Post a Comment