Tuesday, August 16, 2016

VLSM ( VARIABLE LENGTH SUBNET MASK )

  No comments
VLSM ( VARIABLE LENGTH SUBNET MASK )

Perhitungan IP address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian blok.

Metode VLSM ataupun CIDR pada prinsipnya sma yaitu untuk mengatasi kekurangan IP address dan dilakukannya pemcahan Network ID guna mengatasi kekurangan IP address tersebut.

Network Address yang telah diberikan oleh lembaga IANA jumlahnya sangat terbatas, biasanya suatu perusahaan baik instansi pemerintah, swasta maupun institusi pendidikan yang terkoneksi ke jaringan internet hanya memiliki Network ID tidak lebih dari 5- 7 Network ID (IP PUBLIC).

Tahapan perhitungan menggunakan VLSM IP Address yang ada dihitung menggunakan CIDR selanjutnya baru dipecah kembali menggunakan VLSM.
Contoh:
130.20.0.0/20
Kita hitung jumlah subnet terlebih dahulu menggunakan CIDR maka didapat:
11111111.11111111.11110000.00000000 = /20
Jumlah angka binary 1 pada oktet terkahir subnet adalah 4 maka:
Jumlah subnet = (2^x) = 2^4 = 16
Maka blok tiap subnetnya adalah:
Blok subnet ke 1 = 130.20.0.0/20
Blok subnet ke 2 = 130.20.16.0/20
Blok subnet ke 3 = 130.20.32.0/20
Dst....sampai dengan
Blok subnet ke 16 = 130.20.240.0/20  


No comments :

Post a Comment