Friday, August 19, 2016

SUBNETTING PART 1

  No comments
SUBNETTING PART 1
·      

          Pengenalan Format Bilangan Komputer
·        Konversi Bilangan
-          Desimal ke Biner
-          Biner ke Desimal
-          Desimal ke Heksa Deksimal
-          Heksamindaldesimal Ke Desimal


A.    Pengenalan Format Bilangan Komputer
Di dalam sistem maupun jaringan komputer, ada beberapa basis  bilangan yang digunakan, yaitu :
-          Bilangan Biner
-          Bilangan Oktal
-          Bilangan Desimal
-          Bilangan Heksadesimal
Dan dalam hal tersebut , keempat bilanga itu saling berkaitan satu sama lain.
Berikt tabel basis bilangan tersebut.
Biner
Oktal
Desimal
Heksadesimal

0000
0
0
0
0001
1
1
1
0010
2
2
2
0011
3
3
3
0100
4
4
4
0101
5
5
5
0110
6
6
6
0111
7
7
7
1000

8
8
1001

9
9
1010

10
10
1011

11
11
1100

12
12
1101

13
13
1110

14
14
1111

15
15

·        Bilangan Biner
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan . Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhem Leibniz pada abad ke-17



·        Bilangan Oktal
Oktal atau sistem bilangan basis 8 adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan. Simbol yang digunakan pada sistem ini adalah 0,1,2,3,4,5,6,7.
Konversi sistem bilangan oktal berasal dari sistem bilangan biner yang dikelompokkan tiap tiga bit biner dari ujung paling kanan (LSB atau Least Signficant Bit).

·        Bilangan Desimal
Sistem bilangan desimal/persepuluh adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1 sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0,1,1 dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0,1,2...9 lagi, tetapi di depannya dinaikkan menjadi 1).
Sistem bilangan desimal seing dikenal sebagai sistem bilanga berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis (radix) 10.

·        Bilangan Heksadesimal
Heksadesimal atau bilangan basis 16 adalah sebuah sitem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F .
Dengan nilai huruf-huruf tersebut telah ditentukan dengan ketentuan yang berlaku, yaitu: A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15.

B.    Konversi Bilangan
·        Konversi Bilangan Desimal ke bilangan Biner
Gunakan pembagian dengan 2 cara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi Least Significant Bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi Most Significant Bit (MSB)
Contoh : Konversi Desimal = 179 ke biner :
172/2 = 89 sisa 1
/2 = 44 sisa 1
/2 = 22 sisa 0
/2 = 11 sisa 0
/2 = 5 sisa 1
/2 = 2 sisa 1
/2 = 1 sisa 0
/2 = 0 sisa 1
Jadi hasil pembagian biner = 10110011
 


                                                                MSB                LSB

·        Konversi Bilangan Biner ke bilangan Desimal
Cara mudah mengkonversikan bilangan heksadesimal ke dalam bentuk bilangan desimal dapat menggunakan perhitungan manual yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya :
o   Digit-digit dipisahkan dan jika teradapat huruf A-F menggantikannya dengan bilangan desimal padanya.
o   Mengalikan digit tiap digit terhadap nilai tempatnya.
Contoh bilangan heksadesimal = 3F dikonversi ke bilangan desimal :
3 x 161 = 3x16 = 48
15 x 160 = 1x15 = 15
Total = 48 x 15 = 63

Jadi, hasil konversi ke bilangan desimal = 63

No comments :

Post a Comment