SUBNETTING PART 1
SUBNETTING PART 1
·
Pengenalan Format Bilangan Komputer
·
Konversi Bilangan
-
Desimal ke Biner
-
Biner ke Desimal
-
Desimal ke Heksa Deksimal
-
Heksamindaldesimal Ke Desimal
A.
Pengenalan Format Bilangan Komputer
Di dalam sistem maupun jaringan
komputer, ada beberapa basis bilangan
yang digunakan, yaitu :
-
Bilangan Biner
-
Bilangan Oktal
-
Bilangan Desimal
-
Bilangan Heksadesimal
Dan dalam hal tersebut , keempat bilanga
itu saling berkaitan satu sama lain.
Berikt tabel basis bilangan tersebut.
|
Biner
|
Oktal
|
Desimal
|
Heksadesimal
|
|
0000
|
0
|
0
|
0
|
|
0001
|
1
|
1
|
1
|
|
0010
|
2
|
2
|
2
|
|
0011
|
3
|
3
|
3
|
|
0100
|
4
|
4
|
4
|
|
0101
|
5
|
5
|
5
|
|
0110
|
6
|
6
|
6
|
|
0111
|
7
|
7
|
7
|
|
1000
|
|
8
|
8
|
|
1001
|
|
9
|
9
|
|
1010
|
|
10
|
10
|
|
1011
|
|
11
|
11
|
|
1100
|
|
12
|
12
|
|
1101
|
|
13
|
13
|
|
1110
|
|
14
|
14
|
|
1111
|
|
15
|
15
|
·
Bilangan Biner
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan
basis dua adalah sebuah penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0
dan . Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhem Leibniz pada
abad ke-17
·
Bilangan Oktal
Oktal atau sistem bilangan basis 8
adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan. Simbol yang digunakan pada
sistem ini adalah 0,1,2,3,4,5,6,7.
Konversi sistem bilangan oktal berasal
dari sistem bilangan biner yang dikelompokkan tiap tiga bit biner dari ujung
paling kanan (LSB atau Least Signficant Bit).
·
Bilangan Desimal
Sistem bilangan desimal/persepuluh
adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1 sampai 9.
Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0,1,1 dan seterusnya (posisi di
angka 9 diganti dengan angka 0,1,2...9 lagi, tetapi di depannya dinaikkan
menjadi 1).
Sistem bilangan desimal seing dikenal
sebagai sistem bilanga berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis
(radix) 10.
·
Bilangan Heksadesimal
Heksadesimal atau bilangan basis 16
adalah sebuah sitem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem
bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai
9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F .
Dengan nilai huruf-huruf tersebut telah
ditentukan dengan ketentuan yang berlaku, yaitu: A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15.
B.
Konversi Bilangan
·
Konversi Bilangan Desimal ke bilangan Biner
Gunakan pembagian dengan 2 cara suksesif
sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang
pertama akan menjadi Least Significant Bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi
Most Significant Bit (MSB)
Contoh : Konversi Desimal = 179 ke biner
:
172/2 = 89 sisa 1
/2 = 44 sisa 1
/2 = 22 sisa 0
/2 = 11 sisa 0
/2 = 5 sisa 1
/2 = 2 sisa 1
/2 = 1 sisa 0
/2 = 0 sisa 1
MSB LSB
·
Konversi Bilangan Biner ke bilangan Desimal
Cara mudah mengkonversikan bilangan
heksadesimal ke dalam bentuk bilangan desimal dapat menggunakan perhitungan
manual yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan
position valuenya :
o Digit-digit
dipisahkan dan jika teradapat huruf A-F menggantikannya dengan bilangan desimal
padanya.
o Mengalikan
digit tiap digit terhadap nilai tempatnya.
Contoh bilangan heksadesimal = 3F
dikonversi ke bilangan desimal :
3 x 161 = 3x16 = 48
15 x 160 = 1x15 = 15
Total = 48 x 15 = 63
Jadi, hasil konversi ke bilangan desimal
= 63
No comments :
Post a Comment